Resume Ke-3
Tanggal : 21 Januari 2022
Tema : Blog dan Youtube Mengantarkanku Menjadi Guru Inspiratif Terbaik Nasional
Nara Sumber : Rita Wati, S.Kom
Jumat sehat dan gembira begitu saya menyebutnya hari ini. tiba -tiba terlintas untuk menjadikan setiap hari jumat saya dengan nama seperti itu. Saya tergopoh-gopoh menggendong tas laptop dengan kedua tangan membopong salon simbada portable yang selalu saya gunakan dirumah menemani kesepian dengan suaranya yang empuk dan ngebas. Sound sistem di sekolah sudah rusak lebih dari setahun jadi tidak bisa digunakan lagi dengan terpaksa saya rela membawa simbada saya kesekolah meski dengan susah payah saya membopongnya. Murid saya sudah menunggu kedatangan saya. Kemarin saya sudah berjanji kepada mereka mau mengajak mereka senam setelah sekian lama mogok senam karena pandemi. Wajah mereka terlihat sumringah saat saya tiba di sekolah dan memarkir motor di parkiran sekolah.Agak sedikit kesal melihat murid saya tidak mau bantuin saya nurunin salon dari motor padahal mereka melihat saya kesusahan menurunkannya Hehe.. Tapi melihat mereka gembira menyambut saya hati ini jadi hilang kesal.
Pagi ini mendung bergelayut di langit. nampaknya hujan akan turun sepagi ini. suasana sekolah sejuk redup dan dingin. murid sudah banyak yang berlarian di halaman sekolah ada yang berkejaran, ada juga yang bermain bola serabutan menendang bola tanpa arah. seragam yng mereka gunakan adalah kaos olah raga warna merah kombinasi hitam terlihat sedikit gelap karena tidak ada sinar matahari yang menimpa tubuh-tubuh mereka yang berhamburan di halaman. Di bantu murid laki-laki saya menyiapkan peralatan untuk senam. saya menarik kabel rol panjang dari kantor menuju halaman depan karena sumber arus listrik tidak ada disekitar teras depan kantor. Salon simbada juga saya tempatkan diatas meja yang sudah saya siapkan. Selesai sudah pasang memasang peralatan dan barisan murid senam juga telah terbentuk. mulailah kegiatan jumat sehat jumat gembira hari ini saya laksanakan bersama murid di bawah gelayutan mendung jumat pagi.
Jumat sehat dan gembira juga menjadi hari yang penting bagi saya. hari ini bertepatan pula dengan kuliah online pelatihan kelas menulis PGRI ke-3. Dimana penulisan resume selalu saya tunggu dengan hati gundah dan sedikit penasaran. Meski kegiatannya adalah malam nanti tetapi sejak bangun pagi tadi saya sudah menandai bahwa pada jam delapan saya harus fokus di laptop dan HP menyimak materi yang akan disampaikan oleh Nara Sumber yang tentunya hebat dan super.
Beranjak sore sekitar jam empat lewat saya meraih HP yang sejak pulang sekolah siang tadi saya biarkan tergeletak di meja kerja karna rasa ngantuk berat saya langsung rebahan di karpet biru ruang tengah. Sempat tertidur dan cukup lama karena mendung yang sejak pagi masih menutup langit membuat suhu turun sehingga sangat nyaman dan membuat saya nyenyak beristirahat.Saat terbangun sekilas saya membuka chat grup kelas menulis saya melihat sudah banyak notifikasi yang belum saya buka. Ingin tahu apa isi chat yang sudah numpuk itu saya membukanya dan satu persatu saya baca. Ada banyak chat dari panitia dan juga teman peserta yang berdiskusi di dalam. Setelah saya turunkan terus menerus saya bertemu dengan chat yang diteruskan oleh Rosminiyati. ternyata itu Flayer yang akan digunakan pada kuliah online pertemuan ke-3. Segera saja saya unduh flyer tersebut. lalu bersamaan pula saya membuka blog dengan maksud untuk membuat postingan baru persiapan menulis resume malam nanti. Sengaja saya buat terlebih dahulu postingan awal. menuliskan judul dan keterangan resume berupa tanggal, tema, dan nara sumber agar ketika kegiatan di mulai saya tidak sibuk lagi buka ini dan buka itu di laptop agar saya fokus menyimak dan mengikuti penjelasan materi di chat grup WA. Saya meninggalkan chat grup meletakkan kembali HP dan melakukan kegiatan lain di sore hari sambil mendengarkan musik dari salon simbada saya yang sudah berada ditempat semula setelah saya gunakan untuk senam bersama murid di sekolah tadi.
Tepat Pukul 19.58 Rosminiyati berkirim chat di grup. Assalamualikum Bapak/Ibu mohon ijin grup saya kunci karena sebentar lagi kita akan mulai acara belajar kita". Demikian kata beliau. Sayapun segera fokus pada layar HP untuk mulai menyimak materi yang akan di sajikan oleh nara sumber. Rosminiyati kembali melanjutkan salam pembuka dengan memperkenalkan diri. Beliau adalah guru SMK Negeri 2 Pangkal Pinang. (Alumnus gelombang 19-20). menyampaikan Tema materi malam ini Yaitu "Blog dan Youtube Mengantarkanku menjadi Guru Inspiratif terbaik Tingkat Nasional". Dengan hangat dan halus Rosminirati menyapa para peserta malam ini menanyakan kabar serta memberi semangat untuk terus menulis resume sampai pada akhir pelatiahan ini selesai.
Rosminiyati juga memperkenalkan Nara Sumber Malam ini sekaligus membacakan susunan acara yang terdiri dari:
1. Pembukaan
2. Pemaparan Materi
3. Tanya Jawab
4. Penutup
Selanjutnya moderator Romminiyati mengajak para peserta berdoa pada pembukaan kegiatan kuliah online malam ini.
Rosminiyati juga memperkenalkan profil Nara Sumber malam ini. Profil Nara Sumber tersebut adalah sebagai berikut.
RITA WATI,S.KOM
Terlahir dengan nama Rita Wati di Tanjung Pinang pada tahun 1402 Hijriyah dari orang tua berdarah Minang. Memiliki hobi membaca terkhusus buku-buku cerita sejak kecil.
Masa kecil hingga remaja penulis habiskan di Tanjung Pinang Kepulauan Riau kemudian melanjutkan studi S1 di Yogyakarta. Pernah bekerja di Serang kemudian menikah dan kini menetap di bali.
PROFESI
Teacher ( SMP Negeri 2 Mendoyo)
Blogger
Writer
Moderator
Youtuber
Demikian sekilas tentang profil Nara Sumber materi kuliah online Pelatihan Menulis PGRI yang ke-3.
Selanjutnya moderator acara memberi motivasi kepada para peserta. menyerahkan sepenuhnya acara kepada Rita Wati, S.Kom untuk memaparkan materi.
Selamat malam salam sejahtera untuk Bapak/Ibu hebat di seluruh Indonesia yang telah bergabung di Grup Belajar Menulis gelombang 23 dan 24. Rita Wati Nara Sumber menyapa di awal perjumpaannya. Rita Wati adalah Guru Informatika di SMP Negeri 2 Mendoyo Kab. Jembrana propinsi Bali.Selain itu juga beliau adalah Alumni Gelombang 10 belajar Menulis PGRI yang diprakarsai Oleh Om Jay. Rita Wati menjadi Nara Sumber di Kelas Belajar Menulis ini sejak Gelombang 16
Diawal materi Rita Wati mengirim link mentimeter untuk menanyakan kepada para peserta tentang profil beliau. saya lantas membuka link tersebut lalu kemudian saya mengisinya pada kolom jawabannya dengan memberi respon Luar Biasa pada isian kolom tersebut. Karena setelah saya membuka dan membaca profil dari Rita Wati saya terpukau dengan pencapaian beliau yang sangat spektakuler. bukan hanya sebagai guru namun ada seabrek prestasi yang telah diraihnya sehingga menjadikan dia memiliki kualitas hidup yang sangat tinggi. Pada mentimeter ditanyakan juga apa cita-cita tertinggi setelah mengikuti Pelatihan Kelas Belajar Menulis ini. tentunya saya akan menjawab yaitu dapat menerbitkan sebuah buku.
Sama seperti keinginan saya. Ibu Rita juga menginginkan hal yang sama yaitu bahwa ketika selesai mengikuti pelatihan ini beliau berkeiginan untuk dapat menrbitkan buku solo. dia tidak pernah berpikir lebih jauh dari keinginannya itu. menurut pengakuannya juga bahwa saat Ia mengikuti pelatihan kelas menulis betapa kagumnya kepada para Nara Sumber yang hebat. dalam benaknya bahwa kapan bisa menjadi seperti para Nara Sumber yang hebat tersebut. pada akhirnya apa yang di cita-citakan oleh Ibu Rita terwujud. Wah mendengar apa yang dikatakan oleh Ibu Rita saya menjadi semakin mengaguminya. Betapa hebat keinginannya sehebat pula dengan perjuangannya meraih impiannya.
Selanjutnya Ibu Rita sharing kepada para peserta tentang pengalamannya dalam perjalanannya menjadi seorang penulis hingga ditawarkan menjadi kurator, editor, moderator dan sekarang diundang sebagai Nara Sumber hingga menjadi juara blog dan guru inspiratif Terbaik Nasional. Awal mula ketertarikannya sejak 2 dekade lalu yaitu tahun 2001 di awal menjadi seorang mahasiswa. saat itu Ibu Rita berteman dengan seorang penulis yang telah menerbitkan buku. tetapi pada saat itu Ibu Rita bingung mau menulis apa dan bagaimana cara menulis sampai pada keinginannya tersebut hanya terpendam begitu saja tanpa hasil akhir yang jelas. 4 tahun kemudian keinginan dan semangat Ibu Rita kembali muncul. meski saat itu grup kelas menulis tidak seramai dan sebanyak saat ini. yang dilakukan oleh Ibu Rita saat itu adalah mulai menulis dan menulis. apa yang ada di pikirannya di torehkannya kedalam sebuah tulisan. Sempat menulis novel sebanyak 80 halaman. namun Ibu Rita kurang merasa percaya diri. sehingga tulisannya hanya dibiarkan saja dan disembunyikan pada folder penyimpanan di laptop miliknya. Karena merasa kehilangan percaya diri Ibu Rita menyebut dirinya "Kamu tidak berbakat menjadi penulis". Lama Ibu Rita tidak menghiraukan tulisannya. Sampai pada akhirnya Pandemi merebak. Sebenarnya Ibu Rita sudah lama mendengar tentang Group menulis Om Jay tetapi Ibu Rita tidak pernah merasa tertarik untuk bergabung. Akhir pada gelombang 10 Ibu Rita berniat untuk mencoba ikut. Diawali dengan membuat resume pada pertemuan 1-5 dengan hanya berpikir ynag penting sudah mengerjakan tugas membuat resume. Beranjak pada pertemuan ke-6 Ibu Rita sudah mulai berpikir bagaimana cara membuat resume yang benar dan menarik dengan mengolah kata-kata sendiri. dan cara itupun dilakukan oleh Ibu Rita. Ada sebuah perubahan besar yang terjadi saat Ibu Rita membuat sebuah resume dengan menggunakan kata-kata sendiri yaitu hasil resume Ibu Rita di bagikan oleh Om Jay. Tentu hal ini sangat menggembirakan bagi Ibu Rita sekaligus membanggakan. Saya juga menginginkan hal yang sama sperti yang di alami oleh Ibu Rita. betapa senangnya jika seorang Om jay mau menshare hasil tulisan saya. tentu itu berarti bahwa Om Jay mengakui tulisan saya menarik untuk di baca oleh pembaca. karena ketika tulisan kita di baca oleh orang lain sebagai pertanda bahwa tulisan kita menarik dan layak di baca.
Sejak saat itu terjadi perubahan yang tak terduga di alami oleh Ibu Rita. Semangat menulisnya semakin menggebu. Hingga dapat menyelesaikan 30 kali pertemuan. sampai akhirnya di ajak menjadi kurator oleh Ibu Kanjeng. Hingga saat ini Rita Wati, S.Pd telah berhasil menerbitkan 4 buku solo, 1 buku duet bersama Prof Ekoji yang diterbitkan di penerbit Andi dan 10 Buku Antologi serta buku fiksi, cerpen dan novel. Semakin saya mengelengkan kepala mengetahui hasil pencapaian dan prestasi Ibu Rita di kancah penulis buku. bisa dikatakan bahwa beliau adalah cikal bakal penulis ulung yang sangat menginspirasi saya pada pertemuan malam ini pada kuliah online Kelas Menulis PGRI. Ada yang sangat mengejutkan dari Ibu Rita. Apa itu? Buku Antalogi Bunga Rampai Pembelajaran Tatap muka Terbatas yang diundang khusus oleh Kemendikbudristek melalui Dirjen GTK Dikdas, 23 peserta dari guru dan kepala sekolah Inspiratif tahun 2021 akan segera release. Wow... saya sempat berdecak kagum dan semakin tercengang.
Berikut hasil karya Rita Wati, S.Kom
Pada bahasan selanjutnya adalah Rita wati, S.Kom akan memaparkan tentang Blog dan Youtube. materi ini menjadi sangat menarik bagi saya dan membuat saya penasaran karena Blog dan Youtube sangat saya minati keberadaannya. saya sudah memiliki channel Youtube namun tidak berkembang seperti Channel Yotube lainnya. Isi channel saya hanya seputar kegiatan saya di Guru Penggerak angkatan 1 dan beberapa juga berisi konten kegiatan saya sebagai seorang guru. Sama halnya dengan Blog saya sudah punya Blog namun masih belajar menggunakannya. Isinya masih sangat terbatas. Pengakuan dari Ibu Rita bahwa dulu dia bukanlah seorang blogger ataupun youtuber. Pembelajaran jarak Jauh yang memaksa Ibu Rita harus membuat Blog dan Youtube karena situasi pandemi mengharuskan pembelajaran dilakukan dari rumah sehingga konten Blog dan youtube merupakan alternatif yang sangat tepat untuk melaksanakan pembelajaran.
Tujuan Ibu Rita menulis di blog dan membuat video pembelajaran di Youtube seperti yang Diungkapkan adalah sebagai salah satu cara mengajar kepada siswa. akan tetapi seiring berjalan waktu Ibu Rita akhirnya menjadi aktif menulis baik itu cerpen, resume, menulis, artikel, PPPK dan yang lainnya. Tanpa disadari oleh Ibu Rita postingannya jumlahnya sudah ratusan. begitu juga videonya di youtube. Sehingga membuat Ibu Rita semakin percaya diri untuk mengikuti lomba-lomba blog PGRI pada tahun 2020 dan berhasil mendapatkan peringkat 8 nasional. Berawal dari situlah akhirnya Ibu Rita mulai sering mengikuti even lomba blog. dan meraih prestasi juara 1 lomba blog PGRI tingkat nasional. Seperti yang Beliau katakan "Usaha tidak akan menghianati hasil". pada pesannya Ibu rita menyampaikan menjadi blogger dan youtuber bagi guru sangat bermanfaat sebagai ilmu jariyah/amalan yang tidak terputus selama ilmu itu masih dipakai. diakhir pesan terakhirnya Ibu Rita mengatakan "jika serius menulis maka menulislah maka tunggu saja kejutan yang akan hadir". pungkas Ibu Rita pada bagian akhir sesi materi.
Semangat Jum'at gembira Bapak. Semangat bikin resume di hari Jum'at. Semangat untuk serius menulis. Sukses selalu👍
BalasHapusTerima kasih bu ...🙏🙏🙏 sukses juga buat ibu
HapusLengkap dan menarik pak ... Semoga saling menginspirasi...
BalasHapusTerima kasih pak🙏🙏🙏
BalasHapuskereen tulisannya....mantep Pak
BalasHapusKomentar ini telah dihapus oleh pengarang.
BalasHapusMantap dan keren Pak, mari saling mendukung
BalasHapusKeren, rapi mantulll
BalasHapusSelamat datang calon penulis handal. Menulisnya sudah sangat mengalir. Hanya Masukkan link blog dan youtube dari narsum dimanfaatkan sehingga menambah ide untuk menulis dan masukkan salah satu materi youtube maka blog semakin menarik untuk dikunjungi. Keep writing and sharing
BalasHapusPenulis masa depan
BalasHapus