Resume Ke-4
Tanggal : 24 Januari 2022
Tema : How To be the F1
Nara Sumber : Maesaroh, M.Pd
"muter-muter nyari ide". "kata Ibnu" Seorang murid saya.
"Sedang nyari ide Pak guru". kata Ibnu murid saya yang selalu mencuri perhatian saya. Ibnu murid saya yang berbeda dengan kawan lainnya. Ia memiliki perilaku berbeda yang kadang membuat saya berpikir keras untuk memecahkan misterinya. Ibnu murid saya yang pendiam. Tingkahnya sedikit beda dengan murid yang lainnya. Didalam kelas sering melamun tapi bukan berkhayal. Dia mendengar apa yang saya sampaikan tetapi tidak pernah fokus menatap saya. Jika saya menjelaskan di papan tulis tatapan matanya selalu diarahkan keluar kelas. Bukan hanya itu saja keanehan yang saya lihat dari Ibnu murid saya. Masih ada beberapa perilaku yang tidak biasa sering ditunjukkan oleh ibnu semakin membuat penasaran saya untuk mengorek isi dalam pikiran Ibnu.
Hari ini ada satu perilaku aneh yang ditunjukkan oleh Ibnu di kelas saat saya memberikan tugas kepada semua murid. Saat semua murid sudah selesai mengerjakan tugas dan sudah istirahat di luar. Seperti biasa saya mengoreksi hasil pekerjaan murid dalam kelas. saya menggunakan waktu istirahat hari ini dengan mengecek hasil pekerjaan mereka. saya melirik bangku kelas murid melihat Ibnu masih berada di kelas. Dia tidak keluar bersama temannya. memang begitulah Ibnu selalu menyendiri. seakan Dia asyik menikmati kesendiriannya. jarang sekali Dia mau berkumpul bersama temannya. saat saya kembali menyapu pendangan saya kearah tempat duduk Ibnu masih terlihat Ia duduk ditempat duduknya semula. tapi untuk yang kedua ini saat saya melihatnya ada hal yang tidak biasa terlihat. Saya melihat pemandangan lucu. Ibnu sedang berputar-putar mengelilingi barisan bangku murid yang berjejer satu deret dengan bangku tempat duduknya. Ia berjalan berkeliling sambil menempelkan jari tangan kananya di atas meja lalu kemudian menyeretnya diatas meja sepanjang Ia berkeliling. Lamat saya mendengar suara perlahan dari mulutnya namun tak jelas terdengar dari tempat duduk saya tetapi saya mendengar bahwa dia mengeluarkan sebuah suara mirip suara mantra. Agak sedikit saya sendengkan telinga berusaha mencari tahu tentang suara yang sebenarnya diucapkan oleh Ibnu tapi tetap saya gagal mendengarnya. Sudahlah usaha itu tidak saya teruskan. Demi mencapai keinginan dan rasa penasaran saya serta merta saya berdiri dan beranjak dari tempat duduk saya mengahampiri Ibnu yang masih meneruskan perjalanannya berkeliling deretan meja murid. setelah saya berhasil mendekat spontan saya menegurnya dengan pertanyaan, "Ibnu kamu ngapain sih?, "kok dari tadi muter-muter seperti itu?, agak sedikit keras volume suara saya bertanya. Berharap supaya saya tidak mengulang pertanyaan. karena biasanya Ibnu jika di tanya sering saya mengulang pertanyaan lebih dari sekali kepada Ibnu karena kadang Ibnu tidak mendengarnya dan selalu menjawab "apa?" sebagai tanda Ia tidak mendengar suara saya. Sepintas Ibnu menoleh saya. memutar lehernya sambil memicingkan mata lalu dengan santai Ia menjawab, "sedang nyari Ide Pak guru". Saya terdiam sejenak. Tapi otak saya berpikir keras. Ada seribu lebih pertanyaan yang berputar di kepala saya mencoba menerjemahakan kalimat yang diucapkan oleh Ibnu murid saya. Apa mungkin ya, seorang Ibnu menjawab pertanyaan bak seorang profesor yang sedang meneliti di ruang Laboratorium untuk menganalisa hasil temuannya yang menggemparkan dunia.
Terpecahkanlah misteri tentang Ibnu selama ini yang membuat saya sering merenung mencari tau ada apa dengan Ibnu. Pikiran Ibnu yang ajaib. Dulu sempat saya nyaris melupakannya karena mengira Ia anak lamban berpikir dan mengalami kesulitan belajar. Timbul penyesalan dalam diri saya dan menjadi berdosa terhadap reaksi berpikir saya. Sungguh di luar dugaan ternyata apa yang selama ini Ibnu lakukan dalam proses pembelajaran di kelas membuat saya kagum dan heran. Anak yang suka menyendiri, tak suka bergabung dengan teman sepermainanannya di sekolah, terlihat tertutup dan malu-malu, ternyata menyimpan sebuah kekuatan yang luar biasa. Pernah dalam satu ketika Ibnu pada akhirnya menjadi guru saya mengedit video pada aplikasi Kinemaster. Sungguh tak menyangkanya . Tidak ada alasan lagi bagi saya untuk mengatakan bahwa Ibnu adalah kategori anak yang mengalami kesulitan belajar. Justru sebaliknya bahwa Ibnu adalah murid yang unik dan berbeda.
Terinspirasi dari kalimat murid saya Ibnu "muter-muter nyari ide". Hari ini sayapun sedang berputar seperti Ibnu untuk mencari ide pembukaaan paragraf pertama saya dalam membuat resume Kelas Menulis PGRI yang malam nanti adalah penyampaian materi ke-4 untuk menulis resume. Terpikir untuk menjadikan kejadian di kelas tadi sebagai pengantar penulisan resume saya. "jadi deh"...hati saya riang karena mendapat ide untuk menulis malam nanti.
Saat-saat yang ditunggu akhir datang. waktu pemaparan materi untuk penulisan resume ke-4 Teng berbunyi. seperti biasa saya memantau WA Group kelas menulis lewat HP. Sedangkan Blog saya buka dilaptop. Butuh kecepatan antara melihat tulisan materi yang berbaris di layar HP dengan kecepatan dan ketepatan jari menyentuh tuts pada keyboard laptop.
Widya moderator malam ini sudah muncul menyapa peserta. yang akan memandu jalannya pemaparan materi malam ini. dan sekaligus memperkenalkan Nara Sumber hebat kita yaitu Ibu Maesaroh, M.Pd. sama seperti pertemuan sebelumnya, moderator Ibu Widya juga menyampaikan susunan acara pertemuan kuliah online malam ini. susunan acara berupa, Pembukaan, Pemaparan materi, Tanya jawab, Dan Penutup. itulah susunan acar pertemuan malam ini. dan tak lupa juga Ibu Widya mengirim link Absen dan nomor WA yang akan digunakan oleh peserta dalam Sesi Tanya jawab dalam mengajukan pertanyaan-pertanyaan seputar materi. Saya segera mengisi Absen tersebut dengan maksud agar nanti tidak lupa jika kegiatan selesai. Sambil menunggu Nara Sumber hadir moderator mengirim tulisan puisi dengan judul "Senja Mengukir Cinta" Karya Maesaroh
Senja Mengukir Cinta Oleh: Maesaroh Deru angin dalam semilir Mengukir ruang resah Tentang senja paling gulita Yang membawa rasa untuk dia. Untuk rembulan dalam temaram Ku titipkan singasana cinta Berceloteh tentang rindu Yang bersembunyi dalam diam. Sunyi bertahta dalam gelap Hampa riak suara, kelabu Hanya menandu rindu Dari cinta yang berselimut dingin. Rasa cinta yang tetap terjaga Bak bersanding dengan alam Menjadi singgasana keabadian Membumi dengan lubuk paling dalam. Untuk dia, ku jaga rasa Memeluk rindu seabad Ku sampaikan dalam maya Agar terukir cerita paling menawan. Lebak, 20 Juni 2021
Wah sebuah puisi yang sangat menawan saya terpukau membacanya.
Nara Sumber Ibu Maesaroh hadir pada pertemuan malam ini dan memperkenalkan diri. Nama beliau Maesaroh dengan nama panggung Bolgger Milenial serta nama pena Maydearly. berasal dari Banten, tepatnya di kota Lebak. Salah satu kota yang kaya akan budaya. Di kenal dengan Motto Lebak Unique karena kata Ibu Maesaroh beliau tinggal di kota yang benar-benar unik. Lanjut kata ibu Maesaroh Tanah Baduy adalah satu kekayaan lokal yang dimilikinya.
Ibu Maesaroh sengaja tidak menuliskan CV pada chat pertemuan malam ini dengan maksud agar supaya peserta penasaran dengan beliau. hehe.. Iya benar juga ya. Saya jadi ikut penasaran akhirnya. Ingin tahu siapa sebenarnya beliau ini. Ibu maesaroh mengatakan bahwa gelombang 23 dan 24 ini adalah gelombang yang paling keren sepanjang kelas menulis ini karena bisa menghasilkan resume sebanyak 30 dalam satu malam yang menjadikan jumlah resume terbanyak. Saya jadi ikut bangga jadinya dengan pujian dari Ibu Maesaroh karena saya berada di dalam gelombang yang di katakan oleh beliau. Lanjut kata Ibu Maesaroh mengatakan bahwa sepertinya peserta kelas menulis gelombang 23 dan 24 ini sudah punya rumus membuat resume. Tapi saya sendiri mengakui itu tak mungkin karena rumus yang dikatakan oleh Ibu maesaroh itu tidak ada pada diri saya. Jujur yang saya miliki adalah ketekunan saya dalam mengikuti materi. satu demi satu paparan materi saya baca lalu kemudian saya ketik kembali di Blog. kadang ada yang saya salin asli tetapi lebih banyak yang saya salin ubah menurut perkataan saya sendiri.
malam ini Nara Sumber Ibu Maesaroh berbagi tips kepada saya dan semua peserta kelas menulis tentang bagaimana bagaimana cara agar mendapatkan pengunjung paling banyak di blog. Berikut ini tips dari Ibu Maesaroh saya Copy Paste dari kolom chat WA Group Kelas Menulis.
Menulis resume di Blog bagi sebagian peserta di kelas menulis mungkin bukan hal yang baru. Tapi untuk sebagian yang lain bisa jadi sesuatu yang baru.
Mengapa perlu cepat menulis di blog?
Dalam pandangan saya, sebagai seorang bloger pemula kita perlu mengenalkan aroma tulisan kita pada khalayak ramai.
Saya selalu memiliki mind set, apabila kita menempatkan tulisan kita di urutan teratas, besar kemungkinan kita akan memiliki pengunjung paling banyak
Berkaca dari pengalaman saya, ketika berada di gelombang 18. Resume perdana saya pada pertemuan pertama ada di nomor 1, dan hal itu menarik minat seluruh peserta di WAG Menulis untuk berselancar di blog saya.
Dalam waktu 24 jam, blog saya berhasil di kunjungi oleh 220 viewers dengan 54 komentar positif. Hal ini tentu menjadi kebanggaan tersendiri bagi seorang bloger pemula yang meluncurkan tulisan perdananya.
Atas dasar itu, saya sangat termotivasi untuk meluncurkan tulisan kedua dan seterusnya.
Luar biasa Tips dari Ibu Maesaroh. membuat saya kagum dengan usaha dan pengalaman beliau dalam menulis resume. Dimana hasil tulisannya tersebut dibaca oleh para pembaca blog dalam waktu yang singkat dan dengan jumlah Viewers sebanyak 220 wow sekali menurut saya. sebuah hasil yang sungguh luar biasa.
Selanjutnya Ibu Maesaroh berbagi pratik baik dan pengalamannya. Satu hal yang perlu kita tekankan dalam menulis resume adalah Esensi tulisan. Seperti apa menulis resume itu? sebuah pertanyaan yang membuat saya semakin penasaran dengan isi materi malam ini. Ibu Maesaroh berkata"Bukankal salah satu syarat di kelas pelatiahan ini adalah lulus dengan melahirkan buku solo?. Nah, untuk memenuhi persyratan itu, maka siapkan resume kita dengan baik, dengan gaya menulis yang baik,agar ketika di edit menjadi sebuah buku dan buku tersebut menjadi sebuah buku yang berkualitas.
beberapa kunci berhasil menulis resume juga disampaikan oleh Ibu Maesaroh. berikut diantaranya adalah
1. Mengamati materi dari Nara Sumber. Tiru bahasanya dengan tehnik paraprase dan modifikasi.
2. Memodifikasi bahasa dari Nara Sumber dengan gaya bahasa kita sendiri. jangan di copy paste seluruhnya.
3. Hindari copy paste seluruh materi Nara Sumber. olah bahasa Nara Sumber menjadi khas bahasa kita.
4. Kembangkan materi dengan sumber lain yang relevan
5. Memberi kesimpulan atau refleksi dari materi Nara sumber
6. Bagian yang terpenting dalam penulisan resume adalah bagaimana menulisnya dengan menggunakan gaya bahasa sendiri. karena sesungguhnya penulis yang baik adalah seorang yang menulis ide dan gagasannya menggunakan ciri khas gaya bahasa maupun tulisannya sendiri.
Demikian cara dan Tips yang disampaikan oleh Ibu Maesaroh dalam membuat resume yang benar dan berkualitas. Setelah saya membaca pemaparan materi dari Ibu Maesaroh saya mendapat begitu banyak masukan sekaligus sebuah pencerahan yang sangat berharga. Saya menjadi tahu dan mengerti bagaimana cara menulis resume yang baik dan benar. meskipun bagi saya yang pemula masih perlu banyak belajar dan berlatih. belum tentu setelah ini saya langsung dengan begitu saja dapat menjadi penulis resume seperti yang diharapakan. Butuh proses lebih lanjut untuk menjadi yang terbaik dan tercepat. Namun setidaknya ilmu yang saya dapatkan malam ini dari Ibu Maesaroh menjadi sangat berguna bagi saya. Terima kasih ya Ibu Maesaroh atas ilmu yang sudah di bagikan kepada saya malam hari ini.
Masih berlanjut pemaparan materi dari Ibu Maesaroh. lebih lanjut katanya"Untuk menjadi penulis yang handal, kita harus mengatur pola pikir kita:. pola pikir yang dimaksud oleh Ibu Maesaroh adalah bahwa meski kita sudah menulis tetapi tidak semua orang akan tertarik dan membaca tulisan kita. Oleh karena itu bagaimana cara kita untuk membuat tulisan kita di baca oleh orang adalah dengan cara membuat tulisan kita berkarakter. Hindari Plagiarisme. karena tindakan plagiarisme merupakan contoh perilaku penulis yang curang dan kurang terpuji. sikap ini membuat mental orang lain menjadi lemah dan terganggu
Di bagian menjelang akhir pemaparan materi dari Ibu maesaroh malam ini Beliau memberikan penguatan kepada saya dan peserta kelas menulis. Ibu Maesaroh berkata dalam penguatannya .
1. Tanamkan sikap percaya diri. Jangan merasa malu. karena tulisan yang kita anggap jelek akan menjadi luar biasa bagi mereka yang tidak pernah belajar menulis.
2. Siap dengan segala kritikan. menjadi penting bagi seorang penulis harus siap menerima kritikan dan menganggap kritkan itu adalah sesuatu yang sangat berharga agar tulisan kita senakin berkembang
3. Menulis di berbagai blog. cara ini kita pakai agar tulisan kita terlihat di mana-mana dan terlihat lebih berwarna agar pembaca tidak merasa bosan terhadap kita.
Bagian yang menjadi penting yang ingin disampaikan oleh Ibu Maesaroh adalah " menulilah dengan gaya sendiri. Jika tersa sulit kuncinya hanya menulis dab teruslah menulis semakin sering semakin terampil. menulislah dengan kekhasan, sampai orang mencari tulisanmu". terasa bergetar dada saat perkataan Ibu Maesaroh ini saya renungkan dalam hati.
Sebagai kalimat pamungkas di akhir pertemuan kuliah malam ini Ibu Maesaroh meberikan penggalan ayat motivasi
"Jadilah manusia cerdas yang siap menerima perubahan"
terima kasih sdh mengerjakan tugasnya dengan baik.
BalasHapusMatur suwun Om Jay insipirasi saya🤲🤲🙏🙏
BalasHapuscakepppp... yo pak Kadek
BalasHapusSuwun ibu dwi...hehe🙏
HapusMantapzz jiwaa... Terus menulis hingga tulisan kita menemui takdirnya (Widya)
BalasHapuswow... mantap resumenya dimulai dengan cerita. menarik dan cukup membuat kami mau membaca... lanjutkan!
BalasHapusIkutan semangat yoooo..
BalasHapusTak terkejar..
Keren dan mantap
BalasHapuswow... sekali..... muantaaap Pak
BalasHapusKeren pak kadek...ketularan ibnu ternyata.....saalm.literasi
BalasHapusPak Kadek dengan gaya fiksi juga. Menarik.. Semangat ya bersama Pak Ibnu.
BalasHapusLUAR BIASA RESUMENYA, BAGUS RAPIH DAN LENGKAP.
BalasHapusKREN JAGO BERPUISI MANTAP PAK