Jumat, 11 Februari 2022

PELATIHAN BELAJAR MENULIS PGRI Pertemuan Ke-12 , Gelombang 23 & 24


 Resume Ke-12
Jumat, 11 Februari 2022
Tema Mengelola Majalah Sekolah
Nara Sumber Widya Setianingsih, S.Ag

"Selamat bersua dibilik senja yang jingga, semoga menggugah selera untuk menguntai pena"
Kalimat berenergi dan indah dari moderator malam ini menghiasi halaman perjumpaan Ke-12 penulisan resume. Sedikit terburu saya membuka laptop. Laptop saya sudah mulai bekerja lamban. sehingga butuh waktu untuk ready. maklum usianya sudah cukup uzur jadi beginilah keadaannya. Maka setiap dinyalakan saya harus menunggu cukup lama sampai bisa di pakai untuk bekerja.
    "Sebuah temu semoga melabuhkan rindu, hingga tercipta semangat yang menggebu menghinggapi derai angin yang mencipta segumpal kenangan enggan mati" meluncur lagi diksi nan menawan dari Ibu Maesaroh sesaat salam pembuka terucap dari bibirnya.
    Kata-kata nan indah menawan meluncur deras dari sang moderator. Betapa tertata apik dan rapi kalimat itu yang membuktikan betapa tingginya nilai rasa Ibu Widya dalam mengelola kosa kata kias yang mempunyai makna. Ibu Maesaroh membagi susunan acara malam ini menjadi 3 sajian yaitu Pesona Pengetahuan, Kasih Sayang, Serta jamuan. 
    Nara Sumber malam ini bernama Widya Setyaningsih sosok yang tak pernah berhenti mengembara mengukir pena hingga ia mampu melahirkan karya perdananya yang begitu manis berjudul Laras-laras Makna dalam Puisi.

My Wonderfull Live

Assalamualaikum wr. wb. 



Hidup sejatinya adalah proses belajar. Sejak kita terlahir dari rahim ibu kita, perjalanan dan proses belajar yang panjang dimulai. Mulai dari cara bayi minum asi, menggerakan tangan dan kaki hingga kita bisa mandiri. Ilmu dari Ilahi telah di anugerahkan pada diri manusia. Tinggal kita mengembangkan, memperluas dan memanfaatkannya dalam kebajikan. Betapa Allah sangat mencintai manusia yang berilmu.  Sehingga dalam surat Al Mujadillah ayat 11, Allah berfirman yang artinya. 

"Hai orang-orang beriman apabila dikatakan kepadamu: "Berlapang-lapanglah dalam majelis", maka lapangkanlah niscaya Allah akan memberi kelapangan untukmu. 

Pembaca yang budiman, selagi nafas masih di raga yok gunakan waktu kita yang tak lama di dunia ini untuk menuntut ilmu. Memantaskan diri dengan ilmu,  agar kelak saat berjumpa dengan Penguasa langit dan bumi dalam keadaan khusnul khotimah.Aamiin.. 

BIODATA
✍Penulis Bernama Widya Setianingsih, S.Ag, aseli  Malang Jawa Timur. Putri ke-4 dari Bapak Syarif  dan Ibu Martini. 

✍Menempuh pendidikan sarjana di UIN Maliki Malang fakultas Pendidikan Agama Islam.

✍Penulis  aseli Arema (Arek Malang) Jawa Timur ini memiliki 2 putra yakni Althafian    dan Rakha Bisma


✍Kecintaannya pada dunia anak membuat penulis mencintai dunia mendongeng. Tulisan yang berisi cerita  dongeng untuk anakku, insyaallah akan menjadi karya solo kedua penulis. 

✍Menjadi guru madrasah dan saat ini mengajar di MI Khadijah Malang. Spesialis pengajar siswa kelas 1 dan 2. 

✍Mempunyai hobi travelling, membaca, berkebun dan menulis. 

✍Sejak tahun 2012 hingga sekarang penulis menjabat sebagai pimpinan redaksi majalah sekolah yang bertajuk “Kharisma” (Khadijah is my inspiration). 

✍Saat ini penulis dipercaya menjadi ketua penggiat literasi madrasah atau lebih dikenal GELEM (Gerakan literasi madrasah). 

✍Aktif di Komisi Nasional Pendidikan dan menjabat sebagai sekretaris di komnasdik cabang Malang. Selain itu penulis juga aktif di beberapa kelas menulis, seperti pernah mengikuti kelas menulis online (KMO), belajar menulis bersama PGRI, Pucuk Diksi, kelas menulis tinta dan anggota di komunitas penggiat literasi nasional.

✍Sejak berkenalan dengan kelas menulis bersama Om Jay, penulis merasa memiliki komunitas penulis yamg luar biasa. Bertemu dengan banyak narasumber hebat dan teman-teman nusantara yang humble dan luar biasa. Bergabung dengan BM PGRI di gelombang 21. Alhamdulillah menjadi peserta terbaik dan peserta yang pertama kali lulus dan mendapat sertifikat. 

Berikut adalah karya-karya penulis yang lahir sejak bergabung dengan kelas menulis Om Jay. 





Buku solo : Kumpulan puisi Cinta yang berjudul "Laras-Laras Makna Dalam Puisi".





Buku antologi yang sudah diterbitkan antara lain.




1. Buku Ajar Juara UAMBN
2. Bukan Guru Biasa
3. Bahagianya menjadi Guru
4. Berjuta Cinta dengan Cerita
5. Antologi Puisi Cinta
6. Bumi 14 hari
7. Kumandang Kisah Remaja
8. Kado untuk ibu 
9. Kisah Laskar Ilmu di Masa Pandemi
10. Jejak Pena Pengembara Aksara
11. Suara dalam Kata
12. Sekuntum Puisi
13. Sinergi Guru dan Siswa Melejitkan Prestasi
14. Merindukan Baitulloh
15. Antologi Persahabatan, Kidung Cinta Sahabat

Moto dalam hidupnya 
Be The First or Be The Best. 
You Can Do Anything If You Believe It.


Saat ini penulis bertempat tinggal di Jalan Satsuitubun gang 1 kebonsari Malang Jawa Timur.
Penulis dapat dihubungi melalui wa (085954558358), 
Instagram. Widyabisma 
Face book :Widya Althafian
email widyabisma9@gmail.com
Situs blog: Widya bisma.blogspot.com

Sejatinya menulis berpulang untuk diri kita sendiri. Siapalah kita yang bukan apa-apa dan patut dikenang sepanjang masa. Jika bukan kita sendiri yang mengabadikan nama kita dalam karya. Siapa lagi???
Menulis juga dapat mempertajam rasa, kepekaan terhadap sekitar. Dan juga melukis segenap cerita hidup kita yang kaya akan nuansa warna. 

Quotes
📝Menulislah setiap hari, dan biarkan tulisanmu menemukan takdirnya. 

📝Jika kau bukan anak raja atau bukan anak seorang ulama maka menulislah. 



 Yok saling bergandengan tangan merangkai kata penuh makna menghiasi bumi Indonesia dengan Berjuta Aksara selaksa rasa cinta. Salam persahabatan dari bumi Arema, untuk teman-teman hebat senusantara.
 Salam Arema.. Salam SATU JIWA. 

Wassalamualaikum wr .wb 

    Sangat menderu Profil beliau. Derap langkah menulisnya yang begitu melesat bagai anak panah meninggalkan busur dengan sangat cepat. Terpesona dan takjub dengan segala perbuatan beliau di dunia penulisan.
    Ibu Maesaroh adalah merupaka alumni pelatihan belajar menulis PGRI ini. Beliau adalah peserta penulis angkatan 21. Meski ia mengatakan baru anak kemarin namun kepiawaiannya menulis sangatlah diperhitungkan. Malam ini Ibu Maesaroh akan membawakan materi belajar bagaimana mengelola majalah sekolah.

Berikut Link yang berisi slide lengkap tentang materi malam ini.
    Seluk beluk bagaimana membuat majalah. Apa itu majalah menurut KBBI. Perbedaan majalah menurut waktunya dan perbedaan menurut isinya.
    Menurut KBBI majalah adalah: Terbitan berkala yang isinya meliputi berbagai liputan jurnalistik, pandangan tentang topik aktual yang patut diketahui pembaca.
    Menurut waktunya
Berdasarkan waktu penerbitannya majalah dibedakan atas:
Majalah bulanan, tengah bulanan, mingguan, dan sebagainya.
    Menurut Isinya dibedakan
Menurut pengkhususan isinya dibedakan atas majalah berita, anak-anak, wanita,remaja, olahraga,sastra, ilmu pengetahuan tertentu, dan sebagainya.

    Ini adalah majalah milik sekolah Ibu Maesaroh . Saat awal berdirinya, Crewnya hanya 2 orang yaitu Ibu Maesaroh dan seorang temannya.
SEJARAH SINGKAT KHARISMA
Sahabat nusantara, usia majalah sekolah kami kurang lebih 13 tahunan. 

Majalah Kharisma lahir sejak tahun 2007. Pada tahun 2008 sempat vakum selama dua tahun. Kemudian pada tahun 2010 terbit lagi dengan title Kharisma reborn. Mengapa reborn? Karena Kharisma terbit dengan penampilan yang baru. Saat pertama kali terbit 
tentu tampilan dan isinya tidak seperti saat ini.
Tampilan Kharisma sangat sederhana sekali. Hanya berukuran 21 cm x 16 cm (separuh folio). Itupun tidak dicetak. Hanya di fotokopi hitam putih. 

Artikelnya pun belum beragam dan sederhana sekali. Kemudian lahir kembali dengan tampilan lebih menarik,  keren, dicetak, berwarna, hard cover dan isinya lebih beragam. Walaupun halamannya waktu itu  hanya ada 20 an halaman (sekarang 40 halaman).

Crewnya pun terbatas. Saat itu hanya ada pimred merangkap layout, dan saya sebagai reporter merangkap editor. 

Kemudian tahun 2010 saya diangkat menjadi pimred, barulah pembaharuan total dilakukan.

    
LANGKAH LANGKAH MENERBITKAN MAJALAH SEKOLAH

1. Menyatukan ide dan gagasan. Mencari teman-teman yang memiliki jiwa literasi dan organisasi. Membentuk susunan redaksi majalah

2. Mengajukan Proposal.
Membuat proposal meliputi latar belakang, tujuan, susunan redaksi, anggaran dana dsbnya. 

3. Membuat rancangan majalah. Menentukan nama majalah, isi berita, pendanaan dll. 

4. Mencari rekanan pendukung. Percetakan, sponsor dll

Susunan Redaksi Majalah Sekolah

 1. Penasehat : Dari Yayasan Sekolah/Komite Sekolah
Tugasnya: Memberikan segala pertimbangan terhadap segenap crew tentang majalah sekolah

2. Penanggung Jawab : Yaitu Kepala Sekolah
Tugasnya : Bertanggung jawab atas keseluruhan jalannya penerbitan pers, baik ke dalam maupun ke luar. Ia dapat melimpahkan pertanggungjawabannya kepada Pemimpin Redaksi sepanjang menyangkut isi penerbitan (redaksional) 

3. Pimpinan redaksi : Dari Guru yang ditunjuk. Pemimpin Redaksi (Editor in Chief) bertanggung jawab terhadap mekanisme dan aktivitas kerja keredaksian sehari-hari. Ia harus mengawasi isi seluruh rubrik media massa yang dipimpinnya.

4. Editor 
Tugasnya: Bertanggung jawab  swa sunting tulisan, proofreading dan mengedit semua tulisan

5. Reporter : Reporter merupakan “prajurit” di bagian redaksi. Mencari berita lalu membuat atau menyusunnya, merupakan tugas pokoknya.
6. Fotografer  Tugasnya mengambil gambar peristiwa atau objek tertentu yang bernilai berita atau untuk melengkapi tulisan berita yang dibuat wartawan tulis.
7. Layout 

Tugasnya mendesain majalah, dan tata letaknya agar menjadi tampilan komunikatif dan menarik untuk disajikan

8. Bendahara : Tugasnya: Mengatur jalannya sirkulasi keuangan majalah sekolah


Apa Manfaat Majalah Sekolah?

1. Sebagai sarana komunikasi sekolah dengan walimurid, dan siswa
2.Media komunikatif sekolah yang berisi berita-berita sekolah, informasi, pengetahuan dan hiburan.
3. Wadah kreativitas guru dan siswa dalam berkarya (menulis, menggambar  dll)
4. Sarana publikasi sekolah di masyarakat 
5. Menjadi Kebanggaan sekolah dan menambah nilai plus sekolah terutama saat akreditasi.

Hal-hal yang perlu diperhatikan dalam menerbitkan majalah.

1. Membuat nama majalah. Buatlah nama yang unik, menarik dan mudah diingat.
b. Bisa juga membuat nama majalah berupa singkatan nama sekolah, atau kata-kata yang menginspirasi.
Contoh : SMART, MUTUALISTA, KONTAK, CAHAYA.

KHARISMA singkatan dari Khadijah Is My Inspiration.         
                                                                                     2. Menentukan artikel yang akan ditampilkan. 1.  Visi Misi Sekolah : Visi, misi sekolah masing-masing dituliskan di hal 2.

2. Salam Redaksi : Kata sapaan pimred pada pembaca, menyampaikan isi majalah secara singkat, tema majalah, kondisi teraktual saat itu.

3. Berita Sekolah : Kegiatan-kegiatan sekolah, misalnya peringatan PHBI-PHBN, kegiatan sekolah dll.

4. Profil Guru : Dimuat secara bergiliran mulai dari kasek, wakasek, guru, staf pendidik. 

5. Profil Siswa Berprestasi: Menampilkan siswa paling berpretasi.

6. Karya Siswa : Menampilkan tulisan siswa, puisi, cerpen, foto hasil karya siswa berupa kerajinan, gambar dll. 

7. Kegiatan Siswa: Kegiatan outingclass, ataupun inclass. Misalnya outbound, praktek di kelas, unjuk kerja, game dll. 

8. Kuiz berhadiah: Disesuaikan dengan jenjang kelas. Untuk SD TTS, tebak gambar, dll. Dan berhadiah.

9. Prestasi Sekolah : menampilkan prestasi terbaru dari guru, siswa, dan sekolah.

10. Info dan pengumuman: Info ujian, libur dsbnya

Tata letak Alamat, Visi dan misi sekolah


3. Mengajukan ISSBN. Agar majalah kita memiliki hak paten, maka Mengajukan ISSBN sangatlah penting. Kita bisa menghubungi penerbit untuk membantu kita mendapatkan ISSBN.
4. Menentukan Bahasa yang dipakai dalam majalah. 
Sebelum menentukan bahasa yang akan kita pakai, kita harus mengetahui sasaran pasar kita yakni siswa-siswi kita dan walimurid.
Saran : 
✍️Gunakan bahasa yang mudah dimengerti anak-anak.
 ✍️Tidak menggunakan bahasa terlalu formal/kaku.
 ✍️Gunakan bahasa keseharian dan pergaulan. 
✍Selipkan bahasa-bahasa gaul yang lagi ngetrend (asalkan harus sopan)
   Misalnya hay gaess, hai sobat (sapaan  untuk para     
   pembaca) 
👉Gunakan bahasa komunikatif sehingga seolah-olah kita sedang berbincang dengan pembaca.
5. Carilah tema dari hal yang lagi booming atau ngetrend di lingkungan sekolah dan masyarakat. Isue-isue keseharian yang sedang booming di lingkungan sekolah dan masyarakat bisa kita gunakan sebagai tema.
6. Cover dan Layout Menarik. 
✍️Fungsi dari cover majalah adalah untuk melindungi isi majalah. ✍️Mencerminkan tema dan isi majalah. Karena itu tampilan cover harus menarik pembaca.

Hal yang perlu diperhatikan dalam Layout dan tata letak majalah. 
✍️Dibuat sesuai tema dan tingkatan usia pembaca (SD,
 SMP, SMA).
✍️Praktis, simple, menarik dan memuat seluruh artikel dengan penataan padat tapi tidak sumpek.
✍️Carilah guru yang berkompeten di IT sebagai tenaga layout dengan menggunakan aplikasi Corel. 

Untuk cetak majalah tidak semuanya kita cetak warna, hal ini untuk menekan budget agat tidak terlalu tinggi. Bisa 8 halaman saja yang di cetak warna, yang lainnya cukup hitam putih saja.
7. Pembiayaan. Pembiayaan digunakan untuk:
1. Biaya cetak majalah
2. Membayar HR crew
3. Pembelian hadiah kuiz dll

 Pembiayaan cetak majalah bisa di bagi menjadi 3.

1. Murni dari siswa: Siswa membeli majalah (dimasukkan di daftar ulang atau SPP)
2. BOSDA 
Pembiayaan majalah bisa diambilkan dari dana BOSDA dengan kode rekening biaya cetak/penggandaan dan membayar honorarium.
3. Sponsor.
Bisa dengan menggandeng  walimurid yang ingin beriklan tentang usahanya dengan memasang iklan tersebut di majalah.
8. Percetakan. Tidak bisa dipungkiri percetakan merupakan faktor penting adanya majalah secara fisik.
Akan tetapi bila tidak memungkinkan majalah dicetak karena beberapa hal misalnya pendanaan, situasi tidak bisa tatap muka karena pandemi maka majalah bisa juga disampaikan dalam bentuk online. Misalnya dishare dalam bentuk PDF melalui WhatsAp, Web sekolah, IG, Facebook dll.
Bisa juga melalui aplikasi flipbook atau photoshop.
9. Pupuk Kekompakan Team. Ibaratnya tubuh maka crew majalah adalah bagian team yang memiliki tugas SAMA PENTING nya. Oleh karena itu team harus solid, terus pupuk kekompakan team. Saling mendukung dan mengisi kekurangan satu sama lain adalah kunci langgengnya sebuah team.

    Demikian penjelasan Nara Sumber Ibu Widya tentang bagaimana cara mengelola majalh sekolah yang dijelaskan dengan sangat panjang dan detail Karena Beliau sudah sangat berpengalaman dibidang pengelolaan majalah sekolah.
    Hingga acara sampai pada sesi bertanya. peserta sudah mengantre untuk bertanya. Pertanyaan pertama diajukan oleh Ibu Widuri Permata dari Lombok Barat. Dilanjutkan kemudian oleh Ibu A'am dari SMAN 1 Banguntapan Bantul. Sampai pada pertanyaan yang Ke-11. Semua pertanyaan di jawab dengan sangat jelas dan manis oleh Ibu Maesaroh.
     Diakhir materi Ibu maesaroh memeberi penguatan dengan mengatakan bahwa apa yang dirasa berat dan tak mungkin namun bila sudah mengawali satu langkah dan melanjutkan proses berikut maka semuanya akan menjadi mudah. Pada akhirnya Beliau menutupnya dengan sebuah pantun" Santen perasane klopo, cakep semanten lan nyuwun ngapuro"





31 komentar:

  1. luar biasa materinya, semoga bermanfaat untuk semua

    BalasHapus
  2. Mantap pak Kadek...luengkappppp bingittt

    BalasHapus
  3. Mantabbbzz ruarrr biasaa. Lengkap dan bergizi... 👏👏👏

    BalasHapus
  4. Balasan
    1. Terima kasih Ibu Yos...Saya sudah balik berkunjung.

      Hapus
  5. lanjutkan pak, blognya makin keren dan tulisannya makin lengkap...

    BalasHapus
    Balasan
    1. Terima kasih Pak Ketua kelas...Saya sudah balik berkunjung

      Hapus
  6. Keren pak lengkap dan rapi sukses selalu ya pak

    BalasHapus
  7. Mantul..pak.Lengkap dan komplit...👍👍

    BalasHapus